

Wakil Bupati Bartim Adi Mula Nakalelu dan Istri disambut dengan tari tarian.
TAMIANG LAYANG -Desa Simpang Bingkuang kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama dalam Festival Nariuk VI setelah sukses mempertahankan gelar Juara Umum pada ajang budaya tahunan yang digelar di Lubuk Ulu Padang, Desa Pulau Patai, Sabtu (25/7/2026). Prestasi tersebut sekaligus menegaskan konsistensi desa itu dalam melestarikan tradisi Nariuk yang menjadi warisan budaya masyarakat Barito Timur. Keberhasilan mempertahankan gelar juara tidak diraih dengan mudah. Persaingan berlangsung ketat dengan diikuti peserta dari berbagai desa yang menampilkan kemampuan terbaiknya dalam setiap kategori perlombaan. Namun, Simpang Bingkuang kembali tampil dominan hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum Festival Nariuk VI.Salah satu peserta andalan Desa Simpang Bingkuang, Mafson, berhasil meraih Juara I pada kategori yang diperlombakan. Raihan tersebut menjadi penyumbang poin penting yang mengantarkan desanya kembali berdiri di podium tertinggi.Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan terhadap generasi muda dan upaya menjaga tradisi lokal terus berjalan dengan baik. Semangat kebersamaan masyarakat dalam mempertahankan budaya leluhur menjadi modal utama yang mengantarkan Simpang Bingkuang meraih prestasi secara berulang.Festival Nariuk sendiri bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya, mempererat persaudaraan antardesa, serta mengenalkan tradisi khas Barito Timur kepada masyarakat luas. Antusiasme ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan menunjukkan bahwa Festival Nariuk telah menjadi agenda budaya yang dinanti setiap tahunnya. Dengan keberhasilan mempertahankan gelar Juara Umum, Desa Simpang Bingkuang kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu barometer pelestarian budaya tradisional di Kabupaten Barito Timur sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.(har/faj).
![]()
