
TAMIANG LAYANG – Kunjungan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur ke SDN 1 dan SDN 2 Tewah Pupuh, Kecamatan Benua Lima, pada triwulan II tahun 2026 menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut.
Pasalnya, berdasarkan keterangan para guru, layanan perpustakaan keliling baru pertama kali hadir sejak puluhan tahun terakhir. Bahkan, salah satu guru senior di SDN 1 Tewah Pupuh mengungkapkan bahwa sejak dirinya mulai mengajar pada tahun 1990, baru pada tahun 2026 sekolah tersebut mendapatkan kunjungan layanan literasi dari pemerintah daerah.
Hal senada juga disampaikan Kepala SDN 2 Tewah Pupuh di Marandi, yang menyebut kehadiran perpustakaan keliling menjadi pengalaman baru bagi siswa dan tenaga pendidik di sekolahnya.
Kedatangan mobil perpustakaan keliling disambut dengan antusias luar biasa oleh para siswa. Anak-anak tampak bersemangat berebut memilih buku bacaan yang tersedia, mulai dari buku edukatif hingga bacaan rekreatif. Tidak hanya siswa, para guru pun turut antusias mencari buku bacaan yang menarik untuk menambah referensi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, S.H., menjelaskan bahwa program perpustakaan keliling merupakan upaya pemerintah dalam mempertahankan budaya gemar membaca secara konvensional di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari ibu kota kabupaten, sehingga kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, tetap mendapatkan akses terhadap bahan bacaan dan layanan literasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap dapat menumbuhkan kembali minat baca masyarakat serta memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda.(cak)
![]()
