
TAMIANG LAYANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Drs. Misnohartaku, M.Ec.Dev., CGRE, membuka Rapat Koordinasi dan Penyamaan Persepsi Konsolidasi Pengadaan serta Penetapan Produk Barang/Jasa yang Dikonsolidasikan, Senin (29/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti kepala perangkat daerah, pejabat pembuat komitmen (PPK), pejabat pengadaan, serta para pelaksana pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan konsolidasi pengadaan barang/jasa Tahun 2026 dan 2027 sekaligus memenuhi indikator Monitoring Center for Prevention–Pencegahan Korupsi (MCSP-PK) pada area Pengadaan Barang dan Jasa. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah melalui pengelolaan PBJ yang lebih efektif dan efisien.
Menurut Misnohartaku, konsolidasi pengadaan bukan sekadar menggabungkan beberapa paket pekerjaan menjadi satu paket yang lebih besar, tetapi merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi anggaran, memperkuat daya tawar pemerintah terhadap penyedia, meningkatkan kualitas hasil pekerjaan, serta mempermudah pengawasan dan pengendalian pelaksanaan pekerjaan.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan konsolidasi sangat bergantung pada perubahan pola pikir, koordinasi yang kuat, serta komitmen seluruh perangkat daerah. Karena itu, melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta kesamaan persepsi terkait mekanisme dan tata cara konsolidasi, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi OPD dalam penerapannya.
Sekda meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi internal dan lintas sektor, memanfaatkan proses perencanaan anggaran secara maksimal, serta bersikap terbuka dan proaktif dalam mendukung pelaksanaan konsolidasi pengadaan. Sementara itu, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) diminta berperan aktif sebagai fasilitator dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala terhadap implementasi kebijakan tersebut.
“Melalui konsolidasi paket PBJ yang terkelola dengan baik, kita bukan hanya mengoptimalkan penggunaan anggaran, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk pelayanan publik yang lebih berkualitas kepada masyarakat,” ujar Misnohartaku.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kolaborasi, serta menyusun langkah-langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan, efektif, efisien, dan akuntabel di Kabupaten Barito Timur.(cak)
![]()
