
TAMIANG LAYANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur melaksanakan kegiatan pembinaan dalam rangka Pemilihan dan Penunjukan Perpustakaan Terbaik Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang digelar di SMP Negeri 1 Tamiang Layang, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinkronisasi sekaligus apresiasi pengembangan perpustakaan Tahun Anggaran 2026 sebagai persiapan menghadapi penilaian perpustakaan terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
SMP Negeri 1 Tamiang Layang menjadi salah satu sekolah yang masuk dalam proses pembinaan berdasarkan sepuluh komponen penilaian yang akan menjadi indikator dalam seleksi perpustakaan terbaik. Sekolah yang terpilih nantinya akan mewakili Kabupaten Barito Timur pada ajang tingkat provinsi, sebelum berpeluang melanjutkan ke tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelo, S.H., melalui Plt. Sekretaris sekaligus Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Ernawaty, S.Pd., mengatakan bahwa pembinaan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di kalangan pelajar.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan minat baca, memperluas akses informasi, serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Kabupaten Barito Timur.
“Perpustakaan bukan lagi sekadar gudang buku. Perpustakaan adalah jantungnya sekolah. Di sanalah mimpi tumbuh, rasa ingin tahu menemukan jawabannya, dan karakter peserta didik dibangun melalui budaya membaca serta belajar sepanjang hayat,” ujar Ernawaty saat membacakan sambutan Plt. Kepala Dinas.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh warga sekolah. Pertama, menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman sekaligus pusat lahirnya berbagai inovasi peserta didik. Kedua, memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat untuk mengembangkan kreativitas, ide, dan inovasi melalui kegiatan literasi. Ketiga, mengajak seluruh pelajar menjadi duta baca, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, karena melalui buku seseorang dapat menjelajahi dunia tanpa harus meninggalkan tempatnya.
“Kami berharap semangat literasi terus tumbuh di setiap sekolah. Perpustakaan harus menjadi ruang yang hidup, inspiratif, dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, serta berkarakter,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala SMP Negeri 1 Tamiang Layang, Sumah Sasdipah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan oleh DPK Kabupaten Barito Timur. Ia menegaskan bahwa seluruh warga sekolah siap mengikuti proses penilaian dan berkomitmen memberikan yang terbaik apabila dipercaya menjadi wakil Kabupaten Barito Timur pada lomba perpustakaan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kami siap berbenah dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah. Semoga dengan dukungan semua pihak, SMP Negeri 1 Tamiang Layang dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Barito Timur di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur berharap budaya membaca semakin mengakar di lingkungan sekolah serta mampu melahirkan perpustakaan yang inovatif, adaptif, dan menjadi pusat pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Gumi Jari Janang Kalalawah.(cak)
![]()
