
Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M. Yamin, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur, Rabu (25/3/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Nursulistio, didampingi Wakil Ketua I Mardianto dan Wakil Ketua II Eskop, serta dihadiri para anggota DPRD. Turut hadir Sekretaris Daerah Barito Timur Misnohartaku, para asisten, kepala OPD, camat, serta undangan lainnya.
Mengawali penyampaiannya, Bupati M. Yamin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Ia berharap momentum hari besar keagamaan tersebut membawa keberkahan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Dalam paparannya, Bupati menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024.

“LKPJ ini menjadi bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan selama satu tahun, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” jelasnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa arah pembangunan Kabupaten Barito Timur tahun 2025 mengusung tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan (Growth Green) melalui Investasi dan Infrastruktur”. Fokus tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi lokal seperti pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan, dan peternakan.
Secara umum, pelaksanaan pembangunan daerah dinilai berjalan sesuai rencana. Hal ini tercermin dari sejumlah capaian indikator makro, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 3,9 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 6,1 persen, serta turunnya tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,15 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 75,5 poin.
Selain capaian makro, berbagai program prioritas pemerintah daerah turut menunjukkan hasil positif. Program layanan kesehatan seperti home visit lansia telah menjangkau 100 desa, sementara pembangunan RSUD Tipe B mulai direalisasikan. Di sektor infrastruktur, program 1 desa 1 WiFi bahkan melampaui target dengan menjangkau 39 desa.
Di bidang kesejahteraan masyarakat, program tenaga kerja terlatih, beasiswa, serta bedah rumah berhasil direalisasikan sesuai bahkan melampaui target. Upaya penanganan stunting juga menunjukkan capaian menggembirakan dengan realisasi di atas target yang ditetapkan.
Tak hanya itu, Kabupaten Barito Timur juga menorehkan sejumlah prestasi sepanjang tahun 2025, di antaranya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI serta penghargaan sebagai daerah dengan penurunan tingkat kemiskinan tertinggi di Kalimantan Tengah.
Dari sisi keuangan daerah, realisasi pendapatan mencapai lebih dari Rp1,349 triliun atau 103 persen dari target, sedangkan belanja daerah terserap sebesar 91,48 persen. Sementara itu, SiLPA tercatat sebesar Rp163,93 miliar.
Menutup penyampaiannya, Bupati M. Yamin menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pembangunan di Barito Timur semakin optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(cak)
![]()
