
TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapplitbangda) melaksanakan penilaian Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Tahun 2026 di Aula Bapplitbangda Kabupaten Barito Timur, Selasa (29/9/2026).Lomba Krenova tahun ini diikuti sebanyak 71 inovasi yang berasal dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat umum. Setelah melalui pemeriksaan kesesuaian kategori dan pemenuhan persyaratan, termasuk video inovasi serta proposal atau laporan inovasi, ditetapkan 24 peserta untuk mengikuti tahapan penilaian.Kepala Bapplitbangda Barito Timur, Franz Sila Utama, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong tumbuhnya budaya inovasi, untuk menjawab permasalahan dan tantangan yang ada, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. Penilaian tidak hanya melihat kebaruan gagasan, tetapi juga manfaat, efektivitas, keberlanjutan dan potensi penerapannya.“Melalui penilaian ini, kita ingin melihat sejauh mana inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat, memiliki keberlanjutan serta dapat dikembangkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” ujar Franz.Dari 71 inovasi yang mendaftar, peserta yang lolos terdiri dari 19 peserta kategori OPD, satu peserta kategori Kecamatan yang digabung menjadi kategori OPD, dan empat peserta kategori Masyarakat Umum. Selanjutnya akan dipilih enam pemenang dari kategori OPD dan tiga pemenang dari kategori Umum.

Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari Sekretaris Daerah diwakili oleh Asisten II Setda Barito Timur Amrullah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ari Panan P. Lelo, Kepala Bappelitbangda Franz Sila Utama, Kepala BKPSDM Jhon Wahyudi, Plt. Kepala Diskominfosantik Limer, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan diwakili oleh Paulinus. Para pemenang nantinya akan mendapatkan penghargaan dengan hadiah untuk kategori OPD dan Umum sesuai peringkat yang ditetapkan.Franz berharap Krenova 2026 tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan terobosan yang aplikatif serta dapat dikembangkan secara berkelanjutan. “Inovasi yang dihasilkan diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Kabupaten Barito Timur,” pungkasnya. (cak

![]()
