
TAMIANG LAYANG — Pemerintah Desa Danau, Kecamatan Awang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026 untuk menetapkan prioritas pembangunan desa tahun 2027. Dalam forum tersebut, kebutuhan sarana air bersih menjadi perhatian utama, sementara lima usulan pembangunan lainnya diarahkan untuk diperjuangkan melalui anggaran pemerintah daerah.Kepala Desa Danau Peniarto mengatakan, Musrenbangdes menjadi ruang bersama untuk menyusun program pembangunan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kecamatan Awang, DPMDSos, BPD Desa Danau, lintas sektor, sekolah, Babinsa, TP PKK, kader Posyandu, Dinas Kesehatan, BPP Pertanian dan Perkebunan, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh agama.Menurut Peniarto, keterbatasan Dana Desa membuat pemerintah desa harus lebih selektif dalam menentukan prioritas. Karena itu, pengadaan sumur bor untuk mengoptimalkan ketersediaan air bersih bagi warga menjadi fokus utama pembangunan yang direncanakan melalui APBDes Tahun 2027.“Program pembangunan kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran desa. Karena Dana Desa terbatas, untuk sementara fokus utama kita adalah pemenuhan sarana air bersih masyarakat melalui pengadaan sumur bor,” kata Peniarto.Sementara itu, untuk program yang diusulkan melalui anggaran pemerintah daerah, Desa Danau menetapkan lima prioritas, yakni perawatan jalan poros Desa Danau menuju Desa Biwan sepanjang sekitar 3,5 kilometer, pembangunan BTS untuk memperkuat jaringan telekomunikasi, pemasangan lampu penerangan jalan desa, pembangunan drainase jalan, serta pembangunan gorong-gorong.Khusus jaringan telekomunikasi, pembangunan BTS dinilai mendesak karena dari 11 desa di Kecamatan Awang, Desa Danau hingga kini belum memiliki BTS. Kondisi tersebut dinilai menghambat akses komunikasi dan informasi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital.Menariknya, Musrenbangdes juga dirangkaikan dengan sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disampaikan langsung oleh tim dari Mabes TNI, didampingi Danramil Awang. Sosialisasi ini menjadi penguatan bagi pemerintah desa dan masyarakat agar lebih siap melakukan pencegahan serta penanganan dini apabila terjadi kebakaran.Peniarto berharap seluruh usulan yang telah disepakati dapat dikawal bersama hingga masuk dalam perencanaan dan penganggaran, sehingga pembangunan Desa Danau ke depan benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih baik terhadap infrastruktur, komunikasi dan pelayanan publik.(cak)
![]()
