
TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Barito Timur menggelar puncak acara Kegiatan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2026 di Tamiang Layang, Rabu (9/9/2026).
Acara puncak yang diisi dengan kegiatan Talk Show dan berbagai perlombaan kreatif ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin.
Dalam laporan pelaksanaannya, Ketua Panitia Kegiatan, Rada Karuniani, menyampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan serius yang tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis, sosial, dan ekonomi yang berpotensi merusak ketahanan keluarga. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh lapisan masyarakat—terutama kader PKK sebagai organisasi terdepan di tingkat RT/RW—sangat krusial.
“Peningkatan pemahaman kader PKK mengenai bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, dampak, serta langkah pencegahannya menjadi bagian penting dalam membangun sistem perlindungan yang dimulai dari rumah tangga,” ujar Rada Karuniani saat menyampaikan laporannya.
Ia menambahkan, kegiatan hari ini merupakan puncak dari rangkaian sosialisasi dan edukasi keliling yang sebelumnya telah diselenggarakan secara maraton di 10 kecamatan se-Kabupaten Barito Timur pada 20 Agustus hingga 3 September 2026 lalu.

Edukasi Lewat Talk Show dan Lomba Kreatif
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, panitia menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yaitu Rensi, M.Psi., Psikolog (Psikolog Klinis UPT PPA Provinsi Kalimantan Tengah) serta I Dewa Made Rai M, S.H. dari Satreskrim Polres Barito Timur.
Selain diskusi interaktif melalui talk show, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan bernuansa edukatif untuk memacu kreativitas dan partisipasi para kader PKK, di antaranya:
- Lomba Vlog bertema “Pencegahan Perkawinan Usia Anak”;
- Lomba Penyuluhan bertema “Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”;
- Lomba Game Edukasi “Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”.
“Kami berharap melalui perlombaan ini, pesan pencegahan kekerasan tidak hanya disampaikan secara formal, tetapi dikemas secara kreatif, menarik, dan mudah diterima oleh masyarakat luas,” jelas Ketua Panitia.
Kegiatan ini didasari oleh Surat Keputusan Bupati Barito Timur Nomor 180/202/HUK/2026 dan didanai melalui DPA SKPD DP3AKB Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2026 hasil kerja sama (MoU) dengan TP-PKK Kabupaten Barito Timur.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Barito Timur Ny. Misnawaty, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Yulisusilawati, Plt. Kepala DP3AKB Hotmaria Manik, Plt.Kepala Diskominfops Limer, para Camat dan Ketua TP-PKK Kecamatan, Forum Anak Daerah, Forum GenRe, Forum PUSPA, serta jajaran juri dan tamu undangan lainnya.(cak/win/dana)

![]()
