
TAMIANG LAYANG – Pesan tegas untuk tidak tinggal diam terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak menggema di Kecamatan Raren Batuah dan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur. Melalui sosialisasi pencegahan kekerasan, TP PKK Kabupaten Barito Timur mengajak keluarga dan seluruh elemen masyarakat berani peduli, berani bertindak, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (26/08/2026) tersebut dihadiri Camat, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa serta para peserta sosialisasi. Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty Yamin, membuka langsung kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ny. Misnawaty Yamin menegaskan bahwa sosialisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang penting untuk membangun kepedulian dan kesadaran bersama terhadap perlindungan perempuan dan anak.“Kegiatan ini menjadi ruang bagi kita untuk memperkuat kepedulian terhadap perempuan dan anak. Kekerasan dapat meninggalkan luka, bukan hanya pada tubuh, tetapi juga pada hati dan masa depan,” tegasnya.Menurutnya, pencegahan kekerasan harus dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga. Keluarga harus menjadi tempat pertama bagi anak untuk merasa aman, didengar dan mendapatkan kasih sayang.

“Karena itu, mari kita bangun keluarga yang penuh perhatian. Dengarkan anak-anak kita. Hargai perempuan di dalam keluarga. Selesaikan masalah dengan komunikasi yang baik,” ajaknya.Ia menekankan, kekerasan tidak selalu terlihat secara fisik. Kekerasan juga dapat hadir dalam bentuk perkataan yang merendahkan, ancaman, tekanan, pengabaian, maupun perlakuan yang dapat melukai mental dan psikologis perempuan serta anak.

Karena itu, menurutnya, masyarakat perlu memiliki keberanian untuk mengenali tanda-tanda kekerasan sejak dini. Kepedulian dari lingkungan sekitar dinilai sangat penting agar persoalan tidak dibiarkan berkembang hingga menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Jika melihat tanda-tanda kekerasan, jangan memilih diam. Tetapi harus peduli, bantu dan arahkan kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan,” ujarnya.Ny. Misnawaty Yamin juga mengajak jajaran pengurus dan anggota TP PKK, khususnya di tingkat kecamatan dan desa, untuk semakin aktif mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Edukasi mengenai pola asuh, komunikasi dalam keluarga, perlindungan anak, kesetaraan dalam keluarga serta pencegahan kekerasan diharapkan dapat terus digaungkan hingga tingkat desa dan lingkungan masyarakat.“PKK jangan hanya hadir dalam kegiatan, tetapi harus menjadi penggerak perubahan. Mari kita terus memberikan pemahaman kepada keluarga dan masyarakat agar semakin peka terhadap persoalan perempuan dan anak,” katanya.

Ia berharap gerakan pencegahan kekerasan dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, kader PKK, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tenaga pendidik dan seluruh unsur masyarakat.“Anak-anak adalah masa depan kita. Perempuan adalah bagian penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dan hidup dalam lingkungan yang aman, nyaman dan penuh kasih sayang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Barito Timur mendorong lahirnya kesadaran bersama bahwa pencegahan kekerasan bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau lembaga tertentu. Perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat, dimulai dari keberanian untuk peduli, berani bersuara dan tidak membiarkan kekerasan terjadi di lingkungan sekitar.(har).

![]()
