

TAMIANG LAYANG – Para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Barito Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi aktualisasi hasil Latihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026 di SMPN 1 Tamiang Layang, Jumat (13/3/2026).Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi proyek aktualisasi peserta Latsar yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda terkait isu perlindungan anak, pencegahan perkawinan usia anak, serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.Sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala SMPN 1 Tamiang Layang, Sumah Sasdipah, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyambut baik kegiatan yang melibatkan siswa-siswi sebagai peserta sosialisasi karena dinilai sangat penting dalam memberikan edukasi sejak dini.“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memahami pentingnya menjaga diri, mengetahui bentuk-bentuk kekerasan, serta berani menyampaikan atau melaporkan apabila mengalami atau mengetahui tindakan yang tidak semestinya,” ujarnya.Adapun tiga peserta Latsar CPNS DP3AKB yang memaparkan proyek aktualisasi mereka, yaitu:Pertama, Dianty Khumaira, S.H. dengan judul aktualisasi “Layanan Edukasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Melalui Media Leaflet dan Saluran Curhat Anonim untuk Anak di Kabupaten Barito Timur.” Program ini bertujuan memberikan ruang aman bagi anak untuk menyampaikan keluhan atau permasalahan yang mereka alami secara anonim.Kedua, Morni Kasila, S.K.Pm. yang mengangkat tema “Edukasi Pencegahan Perkawinan Usia Anak melalui Media E-PETA dan KUACI.” Inovasi ini memanfaatkan media edukatif agar remaja memahami dampak negatif perkawinan usia dini dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun masa depan mereka.Ketiga, Sariti, S.Sos. dengan proyek aktualisasi berjudul “Digitalisasi Pelayanan Pengaduan Korban Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.” Inovasi ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan serta mempercepat penanganan kasus melalui sistem layanan berbasis digital.Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dupriati Sumartini, S.P. selaku pendamping peserta Latsar. Dalam kesempatan tersebut, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang disampaikan secara interaktif.Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman siswa mengenai perlindungan anak semakin meningkat serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan.(cak)
![]()
