
TAMIANG LAYANG — Pengawas sekolah kembali ditegaskan sebagai pilar penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Timur. Penegasan ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Barito Timur, H. Bunyamin, ST., MT, pada Pertemuan Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) Nansarunai Jaya, yang digelar di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Minggu (30/11/2025). Pertemuan ini tidak hanya dihadiri para pengawas jenjang SD, tetapi juga melibatkan pengawas sekolah jenjang SMP dan SMA, serta perwakilan kepala sekolah dari berbagai kecamatan. Keikutsertaan seluruh jenjang ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan pendidikan secara terpadu. Dalam sambutannya, Bunyamin menekankan bahwa pengawas sekolah bukan sekadar pelaksana penilaian administratif, melainkan mitra strategis yang memastikan standar nasional pendidikan berjalan optimal di setiap satuan pendidikan.

“Pengawas adalah ujung tombak peningkatan mutu. Mereka hadir untuk memastikan kepala sekolah dan guru memperoleh pendampingan yang tepat, sehingga kualitas pembelajaran dapat terus meningkat,” ujarnya. Ia menjelaskan, pengawas menjalankan pembinaan manajerial kepada kepala sekolah, supervisi akademik kepada guru, serta monitoring dan evaluasi implementasi kurikulum. Di tengah percepatan transformasi digital, peran tersebut dinilai semakin krusial untuk mendorong inovasi dan adaptasi pembelajaran di sekolah-sekolah. Pemerintah Kabupaten Barito Timur, lanjut Bunyamin, berkomitmen memperkuat peran pengawas melalui peningkatan kompetensi, dukungan regulasi, hingga penyediaan sarana pendukung. “Dengan kolaborasi antara pengawas, kepala sekolah, dan guru, mutu pendidikan dapat kita percepat secara terarah,” katanya. Pada kesempatan itu, KKPS juga melaksanakan pelepasan dua pengawas sekolah yang memasuki masa purnatugas, yakni Heriyono, S.Pd dari Kecamatan Raren Batuah dan H. Samidi, S.Pd., MM dari Kecamatan Dusun Tengah. Plt. Kepala Dinas memberikan apresiasi atas pengabdian dan loyalitas mereka dalam memajukan pendidikan di Barito Timur. Rangkaian kegiatan turut diisi penyampaian materi mengenai pemanfaatan digitalisasi pembelajaran berbasis IFP (Interactive Flat Panel) atau papan tulis interaktif oleh Koordinator Pengawas Dasar dan Menengah, Hamdan, S.Pd., MBA. Materi ini diharapkan mendorong para pengawas untuk semakin aktif mengawal transformasi digital di sekolah binaan. Menutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti wisata tubing river menyusuri Sungai Amandit. Aktivitas ini menjadi ajang penyegaran sekaligus mempererat kebersamaan keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.(cak).

165 total, 165 kali dibaca hari ini
